MAKASSAR lipututan8.id – SMP di Negeri 54 Makassar melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) berbasis komputer pada hari ini, dengan diikuti sebanyak 42 siswa dari total 83 peserta yang dijadwalkan mengikuti ujian secara bertahap.
Pelaksanaan ujian berlangsung tertib dan lancar dengan dukungan sarana komputer yang telah disiapkan oleh pihak sekolah. Sistem berbasis digital ini diterapkan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelaksanaan evaluasi akademik yang lebih modern, efektif, dan transparan.
Untuk menjamin objektivitas, pelaksanaan TKA diawasi secara silang oleh guru dari SMP Bosowa Makassar. Sistem pengawasan ini dinilai mampu meminimalisir potensi kecurangan serta memastikan proses ujian berjalan sesuai aturan yang berlaku.
Kepala SMPN 54 Makassar, Dra. Habibah, M.Pd., menyampaikan bahwa pelaksanaan hari pertama berjalan dengan baik tanpa kendala berarti. Ia mengapresiasi kesiapan panitia serta kedisiplinan para siswa dalam mengikuti ujian.
“Alhamdulillah, pelaksanaan TKA hari ini berjalan lancar. Penggunaan sistem komputer juga membantu proses ujian menjadi lebih tertib dan efisien,” ujarnya.
Menurutnya, penerapan ujian berbasis komputer tidak hanya mengukur kemampuan akademik siswa, tetapi juga melatih kesiapan mereka dalam menghadapi perkembangan teknologi di dunia pendidikan.
Pihak sekolah juga memastikan seluruh perangkat dan jaringan dalam kondisi optimal sebelum ujian dimulai. Selain itu, panitia teknis disiagakan untuk mengantisipasi kendala yang mungkin terjadi selama pelaksanaan berlangsung.
Para peserta tampak serius dan fokus mengerjakan soal melalui perangkat komputer masing-masing. Suasana ruang ujian berlangsung kondusif dengan pengawasan ketat dari para pengawas.
Pelaksanaan TKA di SMPN 54 Makassar akan dilanjutkan dalam beberapa sesi hingga seluruh peserta yang berjumlah 83 siswa dapat mengikuti ujian sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Dengan pelaksanaan yang tertib dan sistem yang terintegrasi secara digital, diharapkan hasil TKA ini dapat mencerminkan kemampuan akademik siswa secara objektif serta menjadi dasar evaluasi dalam peningkatan mutu pendidikan di sekolah.(hkl)







